Asosiasi Tinju Dunia (WBA) melaporkan bahwa penantang asal Prancis, Sofiane Khati, berhasil mengejutkan para penonton di Manchester, Inggris, dengan kemenangan Technical Knockout (TKO) yang dramatis atas Nathan Heaney, sehingga meraih gelar kelas menengah WBA Kontinental Eropa. "Khati berhasil meraih gelar WBA pertamanya, yang sekaligus meningkatkan catatan rekornya, sementara Heaney mengalami kekalahan kedua melalui TKO dalam karirnya," demikian pernyataan WBA yang dikutip dari situs resmi asosiasi tersebut di Jakarta, Selasa. WBA menjelaskan bahwa Heaney memulai pertarungan dengan sangat baik, menguasai ronde-ronde awal dengan kombinasi pukulan yang tajam dan hook kanan yang tepat sasaran, sehingga membuat Khati tidak berdaya. Pada ronde ketiga, Khati mulai mendekat dan memaksa dirinya untuk berada dalam jangkauan serangan melawan atlet tuan rumah yang diunggulkan. Perubahan momentum terjadi pada ronde keempat ketika Khati berhasil mendaratkan hook kiri yang tajam ke dagu Heaney, yang terlihat membuat atlet Inggris tersebut goyah. Di ronde kelima, sebuah pukulan kiri yang kuat menjatuhkan Heaney ke tali ring dan menyebabkan luka serius di mata kirinya. Saat pertarungan berlanjut hingga ronde ketujuh, Heaney sempat mengejutkan Khati dengan pukulan kanannya, namun Khati segera membalikkan keadaan dengan melancarkan serangan bertubi-tubi kepada Heaney. Meskipun petarung tuan rumah itu berhasil mengatasi hitungan juri, ia mulai goyah dan mengeluarkan banyak darah saat berusaha untuk bertahan. Khati merasakan aroma darah dan melancarkan serangkaian pukulan keras, yang memaksa wasit Bob Williams untuk turun tangan dan menghentikan pertarungan. Dengan kemenangan ini, Khati memperbaiki rekor menjadi 18 kemenangan, termasuk tujuh kemenangan melalui TKO dan lima kekalahan.
404
404